IRI PADA PENJUAL NASI PECEL

warungJika kita melewati jalan A.Yani arah ke Siwalan kerto Surabaya, maka kita akan melihat deretan pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya. Ada yang menarik diantara deretan pedagang kaki lima tersebut, yakni Warung “NASI PECEL NAIK DAUN”, ya.. warung NASI PECEL NAIK DAUN, yang empunya bernama pak Sari (38tahun).

Yuk kita lihat lebih dekat siapa itu pak Sari sipemilik Warung Pecel Naik Daun?. Pagi itu saya akan ke Probolinggo, namun saya mampir dulu untuk sarapan nasi pecel di warung milik pak Sari. Pak Sari adalah penjaga masjid Tammiyatul Iman di daerah Jemur Ngawinan Surabaya. Sebagai penjaga masjid, pak Sari juga merangkap sebagai tukang bersih-bersih masjid, jadi muadzin 5 waktu di masjid tersebut. Oleh ust Asfahani Abdul Manan, pak Sari juga diberdayakan untuk menjaga kantor kotakamal INDONESIA yang kebetulan lokasinya berdekatan dengan masjid Tanmiyatul Iman.

Karena ketekunan dan kejujurannya, pada tahun 2012 pak Sari mendapat modal usaha AMAL MANDIRI dari kotakamal INDONESIA untuk berjualan nasi pecel. Pak Sari pun berjualan nasi pecel di pinggiran jalan Siwalan Kerto. Berjualan bakda subuh hingga sebelum dzuhur yang didapat pak Sari dari jualan nasi pecel berkisar 250 – 300 ribu per hari, setelah dipotong modal dan lain-lain pak Sari bisa mendapat keuntungan 55%. Dari sebagian keuntungan tersebut ia bikin dua kaleng yang diisi tiap hari, satu kaleng untuk infaq, satu kaleng untuk tabungan umroh. “Saya pingin haji, namun biaya haji mahal, jadi saya nabung saja untuk umroh”. Tuturnya sambil menemani saya sarapan pecel pagi itu.

Dari tabungan umrohnya itu terkumpul 30 jutaan, dan pada tahun 2014 pak Sari ibadah umroh bersama biro Umroh dan Haji Talbia. “Dalam rombongan umroh saya minder, disitu ada ustadz ustadz, ada pejabat pejabat, ada dokter dokter spesialis, ada pegawai pegawai, wah pokoknya orangnya kaya-kaya, lha saya Cuma penjual pecel he..he..” Cerita pak Sari yang membuat saya dan pak Sari tertawa bersama penuh keakraban.

Sepulang umroh, seperti layaknya orang yang baru pulang ibadah haji, pak Sari pun menjamu tamu-tamunya yang ucapin selamat atas ibadah umrohnya, sebagai ungkapan terimakasih atas kedatangan tamu-tamu yang notabene nya tetangga, saudara dekat dan teman-temannya, pak Sari berikan oleh-oleh sajadah, mukena pada tamu-tamunya. “Wis ta lah mas, pokoknya mirip tasyakuran haji, walaupun itu Cuma umroh, saya senang dan bahagia” ungkapnya mengenang perjalanan umronya setahun silam.

sariHikmah dari umroh yang pak Sari jalani, membawanya banyak dikenal orang, terutama sesama alumni jamaah umroh Talbia. “ada dokter spesialis yang dulu satu jamaah umroh dengan saya, dokter tersebut pingin tahu tempat jualan saya, setelah muter muter di Siwalan Kerto akhirnya ketemu juga di warung saya, Masya Allah, ia saya jamu nasi pecel saya, dan saya dikasih uang 300 ribu, saya tidak percaya dan menitikan air mata, apa kata dokter tersebut? Katanya uang itu untuk anak saya dan rezeki buat saya dan menganggap saya saudaranya”. Ungkap pak Sari. Mendengar kisah tersebut, saya tertegun, seolah olah leher ini tidak bisa menelan dan mata saya berkaca kaca terharu. Itulah keajaiban Allah yang menggerakkan hati seseorang dalam berbuat kebaikan dalam balutan ukhuwah Islamiyah

Sewaktu biro umroh dan haji Talbia membuka kelas sekolah umroh di Gedung Tanmiyatul Iman, pak Sari diminta memberikan testimoni terkait ibadah umrohnya dan kekuatan niat untuk menabung umroh. Bahkan pak Ahmad Jabir mantan anggota DPRD Jatim yang ikut dalam sekolah umroh Talbia, memotivasi para peserta untuk meneladani dan menginspirasi apa yang dilakukan oleh pak Sari, walaupun penjual nasi pecel, namun ia bisa ibadah umroh. Subhanalloh

Bagaimana dengan kita? Rasanya kita harus iri dengan pak Sari, rasanya kita harus malu dengan pak Sari, penjual nasi pecel bisa umroh, sedangkan kita belum.

Semoga menginspirasi kita semua. Allahummarzuqni zaujatan sholihah, wa awladan sholihin, warizqon halalan wasi’an, wamaskanan thoiyyiban, waadaal hajji wal umroti ma’al ahli, yaa arhamarrahimiin. aamiin

By: kang Arip
www.aripimawan.com